Sabtu, 05 Mei 2012

"Ingatlah Hari Ini"

Postingan ini terinspirasi dari perkataan salah seorang teman, di hari terakhir Praktek Simulasi Sidang kemarin. Dia bilang : "Ini moment terakhir HI 2009 kumpul bareng-bareng loh". Hmmm... Oh ya ? Iyasih. Gw hampir lupa kalau sekarang gw sudah jadi mahasiswi tingkat akhir Hubungan Internasional, yang sebentar lagi akan disibukkan dengan skripsi, sidang, lalu wisuda, lalu... melangkah ke jenjang kehidupan yang selanjutnya. Kerja, menikah, punya anak, jadi ibu, punya cucu, jadi nenek, dan di akhir, jadi kenangan... Hidup sudah mulai berlari, ya ? Sepertinya dia bosan berjalan.

Gw memang belum bisa dikategorikan sebagai mahasiswi yang jenius, brilliant, cemerlang, atau apalah itu. Dan walaupun sehari-harinya gw cukup dipusingkan dengan tugas-tugas ke HI-an yang segudang, tapi jauh di lubuk hati ini, gw sangat menikmati hari-hari gw sebagai mahasiswi, sebagai bagian dari HI 2009, dan sebagai teman dari berbagai pribadi yang luar biasa. Kalau sudah begini, siapa sih yang suka perpisahan ? ... Aduh, ini kok kesannya kaya abis farewell party sih ? kan baru juga simulasi sidang hahahah :"3 Ya, gw memang begini orangnya. Suka sedih sebelum waktunya. Nanti kalau udah beneran farewell, paling gw cuma cengar cengir di acara, dan baru nangis 2 hari setelahnya. Selaaalu begitu di tiap moment-moment akhir sebuah jenjang pendidikan. Aneh gak sih ? :P

HI 2009's togetherness
Ah... That happy faces :")
"Jika tua nanti kita telah hidup masing-masing, ingatlah hari ini..." -Ingatlah Hari Ini-

Oh ya. Gw mau mengucapkan terimakasih banyak untuk semua teman-teman yang telah mengubah kehidupan seorang Nafitri yang biasa-biasa saja, menjadi penuh dengan sejuta cerita manis, lucu dan mengharukan yang akan selalu saya ingat...

To my besties  Fiona dan Ai, terimakasih untuk sesi curhatnya yang tak mengenal hari dan waktu. Maaf ya kalau gw kadang suka ngeyel dan menyebalkan hihihi :") Untuk para superhero Reny Audi dan Rizka yang bersedia gw pinjam kekuatannya selama gw sakit. Aku padamu deh kaka kaka hehehehe. Untuk bundo Arliska Fatma yang seringkali gw repotkan dengan berbagai macam hal mulai dari masalah tugas menugas, absen, hingga perkara P3K : Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan bersama Zulham. Hahaha ah, terimakasih Bunds dan Julmi :") Untuk Dwiki Dimas Yafie Wise Arfano Anggi dan Zulkifli yang baik sekali karena bersedia untuk bercapek-capek ria membantu gw yang sedang patah kaki untuk naik turun tangga dan bulak balik ngambilin makan dan minum selama SDC. You guys are the real hero :) Untuk para raja lawak di HI 2009, Jaka Anggi Kaffie Median Indra Sidik Dimas dan Duo Rizki : Bokep dan Aphe, yang selalu berhasil membuat saya terhibur. Tetap jenaka ya kawan kawan ! Untuk Ruthi yang sabaaar banget selama satu jam nyariin Taxi buat gw bersama Fiona. Loveee you hehehe. Untuk Riana yang sudah membuat mood jelek gw di suatu hari menghilang sekejap, hanya dengan perkataan histeris-nya : "Astaga Naf, kamu sebulan nggak kemana-mana jadi cantikan, kurusan, putihan deh. Seneng liatnya..." Hahahahahah, gue tau ente cuma menghibur Ri, tapi makasih loh :) untuk Bella Om Irsan Mami Mariska dan Raindy untuk liburannya yang sangat menyenangkan tahun lalu. Kapan kita pergi lagi ? :) Untuk Leni Oktavia Lia Fitri Fatma Fenny Ayu Adi Fathia Dhira Dillo Dini Puti Felix Hangga Heidy Juanita Karina Kholida Lesly Erton Michelle Nargis Shintia Riri Vidya Wahyu dan My Twinsy Nadea, yang sudah menularkan semangat-semangat perjuangannya kepada gw dengan sedemikian rupa. I really appreciate it :) senang sekali bisa mengenal kalian semua.

Dan yang terakhir, untuk seorang teman yang luar biasa... Pertama-tama, saya ingin mengucapkan Selamat Ulang Tahun untuk dia. It's never too late, kan ? :)

Mungkin dia nggak baca postingan ini, atau tidak merasa kalau yang sedang dibicarakan saat ini adalah dia. But i just want him to know, jauh di lubuk hati gw yang terdalam sebenarnya ada segumpal perasaan menyesal, karena tidak sempat mengenal dia lebih jauh. Rupanya, waktu pertemanan kami berlangsung lebih singkat dibandingkan waktu 'kami-saling-diam' yang bahkan masih terjadi hingga detik postingan ini ditulis. Ini miris sih. Tapi kalau diingat-ingat lagi jadinya lucu. Bagaimana di sepanjang tahun, kami berdua sama-sama mengkondisikan keadaan agar tidak saling bicara, menyapa, berpapasan, apalagi sampai kontak mata. Tapi manusia memang cuma bisa usaha sih ya, udah jumpalitan segimanapun pasti ada aja gitu, keadaan-keadaan mendesak yang mengharuskan kami untuk berkomunikasi, atau yang paling fatal... Bersentuhan. Dan kamu mau tau apa yang saya rasakan waktu itu ? tidak. Saya tidak lagi berbunga-bunga seperti dulu. Saya sedih. Entah kenapa segala tentang kamu membuat saya sedih. Bukan karena cinta-mencinta, tapi karena perasaan kehilangan seorang teman baik yang dulu pernah saya punya. Dan karena saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk memperbaiki keadaan (hey, sejak kapan usaha sepihak bisa berhasil ?) jadi saya cuma bisa minta maaf, atas segala bentuk perang dingin dan ketegangan-ketegangan yang terjadi. Dan sebenarnya kamu tidak usah repot repot meng-amnesia-kan diri, karena pada dasarnya kamu memang sudah lupa, dan akan sepenuhnya lupa. Jadi, tenang saja :) I hope that you always surrounded by happiness...

Sekali lagi, terimakasih untuk teman-teman sekalian yang telah memberikan sesuatu yang menyenangkan untuk diingat. Karena kalian, hidup saya punya cerita ♥

2 komentar:

  1. kok sedih sih bacanya...
    aaahhh.... salahin naf! padahal gue lg ga mau nangis, hehe.

    makasih juga, kaka naf yg selalu ngelawak ketika lg ga pengen nangis, lap yu :*

    BalasHapus
  2. sweet sekali naaaaf :"""")
    dan gue bacanya pas banget bareng sama thousand yearsnya christina perry :'o

    keep posting naf! :*

    BalasHapus