Postingan ini terinspirasi dari perkataan salah
seorang teman, di hari terakhir Praktek Simulasi Sidang kemarin. Dia bilang :
"Ini moment terakhir HI 2009 kumpul bareng-bareng loh". Hmmm...
Oh ya ? Iyasih. Gw hampir lupa kalau sekarang gw sudah jadi
mahasiswi tingkat akhir Hubungan Internasional, yang sebentar lagi akan
disibukkan dengan skripsi, sidang, lalu wisuda, lalu... melangkah ke jenjang
kehidupan yang selanjutnya. Kerja, menikah, punya anak, jadi ibu, punya cucu,
jadi nenek, dan di akhir, jadi kenangan... Hidup sudah mulai berlari, ya ?
Sepertinya dia bosan berjalan.
Gw memang
belum bisa dikategorikan sebagai mahasiswi yang jenius, brilliant, cemerlang,
atau apalah itu. Dan walaupun sehari-harinya gw cukup dipusingkan dengan
tugas-tugas ke HI-an yang segudang, tapi jauh di lubuk hati
ini, gw sangat menikmati hari-hari gw sebagai mahasiswi,
sebagai bagian dari HI 2009, dan sebagai teman dari berbagai pribadi
yang luar biasa. Kalau sudah begini, siapa sih yang suka perpisahan ? ... Aduh,
ini kok kesannya kaya abis farewell party sih ? kan baru juga
simulasi sidang hahahah :"3 Ya, gw memang begini orangnya. Suka sedih
sebelum waktunya. Nanti kalau udah beneran farewell, paling gw
cuma cengar cengir di acara, dan baru nangis 2 hari setelahnya. Selaaalu begitu
di tiap moment-moment akhir sebuah jenjang pendidikan. Aneh gak sih ? :P
![]() |
| HI 2009's togetherness |
![]() |
| Ah... That happy faces :") |
![]() |
| "Jika tua nanti kita telah hidup masing-masing, ingatlah hari ini..." -Ingatlah Hari Ini- |
Oh ya. Gw mau mengucapkan terimakasih banyak
untuk semua teman-teman yang telah mengubah kehidupan seorang Nafitri yang
biasa-biasa saja, menjadi penuh dengan sejuta cerita manis, lucu dan
mengharukan yang akan selalu saya ingat...
To my besties Fiona dan Ai, terimakasih untuk sesi
curhatnya yang tak mengenal hari dan waktu. Maaf ya kalau gw kadang suka ngeyel dan menyebalkan hihihi
:") Untuk para superhero Reny
Audi dan Rizka yang bersedia
gw pinjam kekuatannya selama gw sakit. Aku padamu deh kaka kaka hehehehe. Untuk bundo Arliska Fatma yang seringkali gw repotkan
dengan berbagai macam hal mulai dari masalah tugas menugas, absen, hingga
perkara P3K : Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan bersama Zulham. Hahaha ah, terimakasih
Bunds dan Julmi :") Untuk Dwiki Dimas Yafie Wise Arfano Anggi dan Zulkifli yang baik sekali karena bersedia untuk bercapek-capek ria membantu
gw yang sedang patah kaki untuk naik turun tangga dan bulak balik ngambilin
makan dan minum selama SDC. You guys are the real hero :) Untuk para raja
lawak di HI 2009, Jaka
Anggi Kaffie Median Indra Sidik Dimas dan Duo Rizki : Bokep dan Aphe, yang
selalu berhasil membuat saya terhibur. Tetap jenaka ya kawan kawan ! Untuk Ruthi yang sabaaar banget selama satu jam
nyariin Taxi buat gw bersama Fiona. Loveee you hehehe. Untuk Riana yang sudah membuat mood jelek gw
di suatu hari menghilang sekejap, hanya dengan perkataan histeris-nya :
"Astaga Naf, kamu sebulan nggak kemana-mana jadi cantikan, kurusan,
putihan deh. Seneng liatnya..." Hahahahahah, gue tau ente cuma menghibur
Ri, tapi makasih loh :) untuk Bella Om Irsan Mami Mariska dan
Raindy untuk liburannya yang
sangat menyenangkan tahun lalu. Kapan kita pergi lagi ? :) Untuk Leni Oktavia Lia Fitri Fatma Fenny
Ayu Adi Fathia Dhira Dillo Dini Puti Felix Hangga Heidy Juanita Karina Kholida Lesly
Erton Michelle Nargis Shintia Riri Vidya Wahyu dan My Twinsy Nadea,
yang sudah menularkan semangat-semangat perjuangannya kepada gw dengan
sedemikian rupa. I really appreciate it :) senang sekali bisa mengenal kalian semua.
Dan yang terakhir, untuk seorang teman yang luar biasa... Pertama-tama, saya ingin mengucapkan Selamat Ulang Tahun untuk dia. It's never too late, kan ? :)
Mungkin dia nggak baca postingan ini, atau tidak merasa kalau yang sedang dibicarakan saat ini adalah dia. But i just want him to know, jauh di lubuk hati gw yang terdalam sebenarnya ada segumpal perasaan menyesal, karena tidak sempat mengenal dia lebih jauh. Rupanya, waktu pertemanan kami berlangsung lebih singkat dibandingkan waktu 'kami-saling-diam' yang bahkan masih terjadi hingga detik postingan ini ditulis. Ini miris sih. Tapi kalau diingat-ingat lagi jadinya lucu. Bagaimana di sepanjang tahun, kami berdua sama-sama mengkondisikan keadaan agar tidak saling bicara, menyapa, berpapasan, apalagi sampai kontak mata. Tapi manusia memang cuma bisa usaha sih ya, udah jumpalitan segimanapun pasti ada aja gitu, keadaan-keadaan mendesak yang mengharuskan kami untuk berkomunikasi, atau yang paling fatal... Bersentuhan. Dan kamu mau tau apa yang saya rasakan waktu itu ? tidak. Saya tidak lagi berbunga-bunga seperti dulu. Saya sedih. Entah kenapa segala tentang kamu membuat saya sedih. Bukan karena cinta-mencinta, tapi karena perasaan kehilangan seorang teman baik yang dulu pernah saya punya. Dan karena saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk memperbaiki keadaan (hey, sejak kapan usaha sepihak bisa berhasil ?) jadi saya cuma bisa minta maaf, atas segala bentuk perang dingin dan ketegangan-ketegangan yang terjadi. Dan sebenarnya kamu tidak usah repot repot meng-amnesia-kan diri, karena pada dasarnya kamu memang sudah lupa, dan akan sepenuhnya lupa. Jadi, tenang saja :) I hope that you always surrounded by happiness...
Sekali lagi, terimakasih untuk teman-teman
sekalian yang telah memberikan sesuatu yang menyenangkan untuk diingat. Karena
kalian, hidup saya punya cerita ♥



kok sedih sih bacanya...
BalasHapusaaahhh.... salahin naf! padahal gue lg ga mau nangis, hehe.
makasih juga, kaka naf yg selalu ngelawak ketika lg ga pengen nangis, lap yu :*
sweet sekali naaaaf :"""")
BalasHapusdan gue bacanya pas banget bareng sama thousand yearsnya christina perry :'o
keep posting naf! :*